Potret Nasional

Media Online Aggregator Indonesia

September 30, 2022

Tempat-tempat wisata di daerah Bandung Utara atau Selatan mungkin sudah banyak orang yang mengenalnya. Tetapi mungkin tak begitu banyak orang yang kenal dengan tempat-tempat wisata yang ada di daerah Bandung Timur.

Ada beberapa tempat di Bandung Timur yang menarik untuk dikunjungi, dan sebagian tempatnya masih terbilang baru. Wisata di Bandung Timur membutuhkan usaha ekstra karena sebagian besar tempatnya berada di ketinggian.

Banyak tempatnya asyik untuk yang senang hiking, bersepeda dengan jalur yang menanjak, dan senang nongkrong atau hangout. Berikut adalah beberapa rekomendasi tempat wisata di daerah Bandung Timur yang asyik untuk kamu kunjungi.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung yang Menarik dan Instagramable

1. Bukit Moko

Sumber: ridwanbejo.wordpress.com
  • Alamat: Kp. Buntis Bongkor, Ds. Cimenyan, Kab. Bandung, Jawa Barat
  • Jam Operasional: 24 Jam
  • HTM: Rp15.000

Bukit Moko dikenal juga dengan nama Bukit Bintang, lokasinya berada di ketinggian 1.500 mdpl. Letaknya yang berada di ketinggian menjadikan tempatnya memiliki hawa yang sejuk cenderung dingin. Jadi pastikan untuk membawa baju hangat saat berkunjung ke Bukit Moko.

Bukit Moko menjadi tempat orang-orang berburu sunrise serta sunset yang memesona. Selain tempat yang indah untuk melihat sunrise dan sunset, tempatnya akan semakin terasa romantis saat malam tiba.

Dari puncak bukit ini pengunjung dapat melihat lautan cahaya lampu yang gemerlapan menerangi malam. Tetapi pagi harinya pun tak kalah indah dengan pesona dari pemandangan pohon pinus yang tinggi menjulang terlihat sangat fantastis.

2. Wanawisata Batu Kuda

Wanawisata Batu KudaSumber: instagram.com
  • Alamat: Kp. Cikoneng, Ds. Cibiru Wetan, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung, Jawa Barat
  • Jam Operasional: 05.00 – 17.00 WIB
  • HTM:Rp7.500 – Rp15.000

Letaknya Wanawisata Batu Kuda yang berada di kaki Gunung Manglayang dengan ketinggian sekitar 1150 – 1300 mdpl. Nama Batu Kuda dikenal dikarenakan adanya sebuah batu besar yang bentuknya menyerupai kepala kuda.

Wanawisata Batu kuda lebih dikenal sebagai lokasi bumi perkemahan. Tetapi kini masyarakat tak hanya dapat berkemah saja di wanawisata ini. Saat ini banyak masyarakat yang berkunjung untuk berekreasi, sekedar untuk melepas lelah dari kesibukan sehari-hari.

Wanawisata ini menawarkan tempat bersantai dengan udaranya yang segar dikelilingi pepohonan pinus. Pengunjung dapat bersantai di hammock yang telah disediakan oleh pengelola atau berswafoto dengan latar pepohonan pinus yang asri.

3. Kampung Bamboo

Kampung BambooSumber: greenyazzahra.wordpress.com
  • Alamat: Jl. Padasuka Atas KM.4, Cimenyan, Kec. Cimenyan, Kota Bandung, Jawa Barat
  • Jam Operasional: 08.00 – 17.00 WIB
  • Paket Wisata: Rp40.000 – Rp55.000/ orang

Kampung Bamboo merupakan wisata alam yang masih alami dan mengusung tema “ Outbound, Pendidikan Lingkungan dan Konservasi Bambu”. Kampung Bamboo memang merupakan tempat wisata yang lebih menitik beratkan pada pelestarian bambu.

Tempat wisata ini terletak di sebuah areal dengan luas sekitar 8 hektar yang lokasinya berada di perbukitan. Kegiatan yang dilakukan di Kampung Bamboo ini lebih menekankan pada kegiatan petualangan di alam terbuka.

Pengunjung yang datang kemari bisanya adalah anak-anak sekolah atau juga komunitas yang sedang melakukan gathering. Tempatnya menjadi sebuah wisata edukasi yang menuntut setiap pesertanya untuk bergerak dengan  aktif, agar memahami pentingnya menjaga lingkungan.

4. Curug Cinulang

Curug CinulangSumber: denisugandi.com
  • Alamat: Jl. Cicalengka Sindang Wangi No.km.07, Tanjungwangi, Kec. Cicalengka, Kab. Bandung, Jawa Barat
  • Jam Operasional: 08.00 – 16.00 WIB
  • HTM: Rp5.000 – Rp10.000

Keindahan dari Curug ini membuatnya diabadikan dalam sebuah lagu oleh Penyanyi Sunda bernama Darso. Curug Cinulang merupakan air terjun kembar dengan udara yang sejuk dengan pemandangan pepohonan hijau yang menghiasinya.

Ketinggian air terjunnya sendiri sekitar 50 meter. Lokasi dari curug ini membutuhkan usaha ekstra untuk dapat ke sana karena letaknya berada di dalam hutan.

Pengunjung juga dapat berenang di kolam yang terdapat di bawah air terjunnya. Saat ini air terjun ini masih dikelola oleh masyarakat sehingga fasilitas pendukungnya belum terlalu lengkap.

Pedagang makanan banyak tersedia di kawasan, jika pengunjung merasa lapar, tetapi sayangnya masih belum tertata dengan rapi.

5. Curug Templek

Curug TemplekSumber: tourbandung.id
  • Alamat: Kampung Cisanggarung, Ds. Cikadut, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung, Jawa Barat
  • Jam Operasional: 06.00 – 18.00 WIB
  • HTM: Rp5.000

Curug Batu Templek awalnya merupakan tempat bekas lokasi tambang batu. Tetapi kini tempat penambangan ini telah berhenti beroperasi dan diubah menjadi sebuah tempat wisata.

Tebing yang terdapat di Curug Templek memiliki tinggi sekitar 50 meter, sedangkan luasnya sekitar 300 meter. Daya tarik dari Curug Templek adalah keberadaan tebingnya yang tinggi menjulang.

Pengunjung biasa berswafoto dengan tebing curugnya yang berwarna kecoklatan sebagai latarnya. Debit airnya curugnya sendiri tidak terlalu deras.

Jika pengunjung senang dengan kegiatan yang memacu adrenalin, maka pengunjung dapat mencoba kegiatan panjat tebing. Bagi pemanjat pemula ada pemandu yang akan membantu pengunjung untuk memanjati tebingnya.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Edukasi di Bandung untuk Menambah Wawasan

6. Lembah Korpri Tangga 100

Lembah Korpri Tangga 100
  • Alamat: Jalan Itar Prabu siliwangi, Kebon Wirja, Cisurupan, Kec. Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat
  • Jam Operasional: 05.00 – 17.00
  • HTM: Gratis

Tempat wisata yang satu ini terbilang baru, lokasinya berada di sebuah kebun yang berada di dekat lembah. Ada 100 tangga yang membelah kebun yang kini telah ditanami sekitar 450 bibit pohon buah.

Penanaman bibit pohon sendiri bertujuan sebagai lahan konservasi untuk pencegahan banjir di Kota Bandung. Di sini tempatnya asyik dan nyaman untuk ngobrol ditemani udara sejuk pegunungan. Wisata tangga seratus ini sangat murah karena tidak dikenai biaya alias gratis.

Fasilitas lahan parkir dan toilet telah tersedia, tetapi tak banyak yang menjual makanan sehingga sebaiknya pengunjung membawa makanan sendiri. Pastikan untuk membuang sampah di tong sampah yang telah disediakan, sehingga kebersihannya tetap terjaga.


———————————-

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website keluyuran.com. Situs ini adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita).”