Potret Nasional

Media Online Aggregator Indonesia

September 30, 2022

liputanhits.com/ – Artikel tentang pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal anak buah ingatkan komandan yang salah menjadi pemberitaan yang banyak dibaca di Kompas.com pada Senin (12/9/2022).

Selain itu, artikel mengenai sosok pengganti Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga menjadi terpopuler.

Kemudian, artikel tentang ulah hacker Bjorka yang membobol data surat Jokowi juga menarik minat pembaca.

Berikut ulasan selengkapnya.

1. Kapolri: Ikan Busuk Mulai dari Kepala, Anak Buah Ingatkan Komandan yang Salah Sah-sah Saja

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti jajarannya untuk saling mengingatkan.

Dia tidak ingin personel Polri hanya diam dan takut menyampaikan pendapat ketika menemukan hal-hal yang tidak sepatutnya.

“Ikan busuk tentunya mulai dari kepala. Mari kita saling mengingatkan,” kata Sigit dalam tayangan video Divisi Humas Polri, Senin (12/9/2022).

“Atasan mengingatkan anak buah, anak buah juga sama, menyampaikan, komandan sepertinya ini salah, dan itu sah saja,” tuturnya.

2. Panglima TNI Dinilai Jatah Angkatan Laut Menjelang Jenderal Andika Perkasa Pensiun

Ketua Badan Pengurus Centra Initiative Al Araf mengatakan, posisi Panglima TNI saat Jenderal Andika Perkasa memasuki masa pensiun sebaiknya diisi dari TNI Angkatan Laut.

Menurut Al Araf, hal itu sesuai dengan amanat Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 supaya Presiden Joko Widodo mengangkat Panglima TNI berdasarkan rotasi angkatan.

“Sesuai Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004, maka pergantian Panglima TNI kali ini perlu mempertimbangkan proses pergantian berdasarkan rotasi angkatan,” kata Al Araf dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Minggu (11/9/2022).

“Dengan demikian, Panglima TNI ke depan semestinya berasal dari Angkatan Laut. Hal ini penting dipertimbangkan Presiden untuk menjaga soliditas di tubuh TNI,” ucap Al Araf yang juga peneliti senior Imparsial.

Baca selengkapnya:

3. Ulah Hacker Bjorka Bobol Data Surat Jokowi hingga Ancaman Jerat Pidana

Ulah peretas atau hacker yang menggunakan identitas Bjorka menjadi buah bibir di dunia maya dalam beberapa waktu terakhir berkat aksinya membobol sejumlah dokumen.

Ada sejumlah dokumen yang diklaim diretas oleh Bjorka, antara lain dokumen surat menyurat milik Presiden Joko Widodo, termasuk surat yang dikirim oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

“Berisi transaksi surat tahun 2019 – 2021 serta diokumen yang dikirimkan kepada Presiden termasuk kumpulan surat yang dikirim oleh Badan Intelijen Negara yang diberi label rahasia,” demikian yang tertulis di dalam situs Breached.to.

Baca selengkapnya:

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://potretnasional.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://potretnasional.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”